Senin, 28 Agustus 2017

Cara Pembuatan Akte Kelahiran Terbaru - Gratis dan Langsung Jadi!

Cara pembuatan akte kelahiran ternyata sangat mudah dan tidak sesulit yang dibayangkan banyak orang. Dan untuk mengenai biayanya adalaha nol rupiah alias gratis. Kita hanya cukup datang ke kantor Dinas Pendudukan dan Pecatatan Sipil terdekat. Nah berikut akan saya bagikan pengalaman saya saat mengurus akte kelahiran. Silahkan dibaca dengan cermat ya :)

Untuk mengajukan akte kelahiran ada beberapa syarat-syarat yang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum datang langsung ke Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil. Mengapa? Karena jika Anda kurang membawa berkas syarat maka anda akan disuruh pulang oleh petugas untuk melengkapi berkas-berkas yang diperlukan. Jadi sangat sampai anda kehabisan waktu untuk bolak-balik melengkapi berkas untuk pengajuan akte kelahiran, selain capek tentu saja menghabiskan waktu. 

Cara Pembuatan Akte Kelahiran Terbaru
Cara Pembuatan Akte Kelahiran Terbaru

Nah beberapa syarat yang dibutuhkan untuk mengajukan akte kelahiran antara lain:
1. Surat Kelahiran (asli)
2. KTP Ayah (fotocopy)
3. KTP Ibu (fotocopy)
4. Surat Pengantar dari Kelurahan (asli)
5. Kartu Keluarga (asli dan fotocopy)
6. Surat Nikah (asli dan fotocopy)
7. KTP Saksi I (fotocopy)
8. KTP Saksi II (fotocopy)'

Tahapan (Proses) Pembuatan Akte Kelahiran

Untuk pengajuan akte kelahiran kita memang diwajibkan datang ke kantor Dinas Pendudukan dan Pecatatan Sipil (sesuai domisili anda). Tapi sebelum datang ke kantor Dinas Pendudukan dan Pecatatan Sipil, kita harus membuat dahulu Surat Pengantar dari Kelurahan. Dan untuk membuat surat pengantar tersebut kita harus punya surat rekomendasi dari RT dan dukuh. Jadi untuk mengajukan akte kelahiran ada beberapa tahap perlu dilakukan. Berikut akan saya jelaskan secara lengkap tahap atau proses pembuatan akte kelahiran.

1. Minta Surat Pengantar - Rekomendasi RT 
Langkah pertama dalam pembuatan akte kelahiran adalah meminta surat pengantar dari RT setempat untuk diteruskan ke tingkat dukuh. Biasanya formulir sudah disiapkan oleh perangkat RT, jadi kita tinggal datang saja ke rumah atau bagian yang mengurusi urusan administrisi di kampung anda. Jangan lupa membawa KTP karena biasanya perangkat desa atau RT menanyakan KTP, maksudnya untuk memastikan bahwa anda adalah benar-benar warga resmi. Setelah mendapat surat dari RT dengan tanda tangan dan kop (cap), maka proses selanjutnya adalah datang ke dukuh setempat.

2. Minta Tanda Tangan dan Cap dari Tingkat Pedukuhan (Dukuh)
Langkah kedua untuk mengajukan akte kelahiran adalah meminta cap dan tanda tangan dari dukuh untuk diteruskan ke tingkat kelurahan. Nah untuk proses ini tidak terlalu ribet karena kita hanya cukup membawa surat pengantar dari RT dan dimintakan tanda tangan juga cap dari Dukuh. Setelah itu barulah surat pengantar dari RT - Dukuh tersebut diteruskan ke tingkat kelurahan. 

3. Mengurus Surat Pengantar Pengajuan Akte di Kelurahan
Setelah mendapat surat rekomendasi atau pengantar yang sudah mendapat tanda tangan dan cap dari dukuh dan RT maka langkah selanjutnya adalah datang ke kantor kelurahan. Disini mulai agak ribet (tapi mudah) karena kita harus membawa kelengkapan berkas sebelum mendapat surat pengantar dari kelurahan. Syarat-syarat tersebut antara lain:
- Surat Kelahiran (asli)
- KTP Ayah (asli dan fotocopy)
- KTP Ibu (asli dan fotocopy)
- Kartu Keluarga (asli dan fotocopy)
- Surat Nikah (asli dan fotocopy)
- KTP Saksi I (fotocopy)
- KTP Saksi II (fotocopy)'
- Surat Pengantar - Rekomendasi dari RT-Dukuh

Jika berkas sudah lengkap maka kita akan disodori formulir surat pengajuan. Biasanya petugas dari kelurahan sendiri yang mengisi namun kadang jika petugas lagi malas ya kita sendiri yang disuruh mengisi. Jika anda disuruh mengisi, silahkan isi berkas tersebut dengan hati-hati, tulis menggunakan huruf KAPITAL. Formulir tersebut biasanya berisi tentang nama orang yang diajukan, nama orang tua yang diajukan, nama saksi kelahiran, dll. 

Jika formulir sudah lengkap maka petugas kelurahan akan menandatangani dan memberi cap. Selanjutnya barulah kita datang ke kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil.

Cara Pembuatan Akte Kelahiran Terbaru
Cara Pembuatan Akte Kelahiran Terbaru

4. Mengurus ke kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil.
Nah langkah membuat akte kelahiran terakhir adalah datang ke kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil. Setelah ambil nomor antrian, berkas dan syarat akan dicek lagi. Untuk syarat ini sudah saya tuliskan di bagian awal artikel, agar anda tidak bingung akan saya cantumkan lagi syarat pembuatan akte kelahiran terbaru.
1. Surat Kelahiran (asli)
2. KTP Ayah (fotocopy)
3. KTP Ibu (fotocopy)
4. Surat Pengantar dari Kelurahan (asli)
5. Kartu Keluarga (asli dan fotocopy)
6. Surat Nikah (asli dan fotocopy)
7. KTP Saksi I (fotocopy)
8. KTP Saksi II (fotocopy)'

Jika syarat lengkap maka kita  akan disuruh mengisi berkas lagi, ada dua berkas (warna putih dan hijau). Untuk berkas warna hijau harus ditandatangani saksi kelahiran I dan II.

Penting! - Jadi kita harus datang bersama dua saksi saat datang ke kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil. Jika tidak kita harus kembali untuk meminta tanda saksi. Namun jangan khawatir untuk masalah ini bisa diatasi. Kalau mau mudah dan simpel ya tanda tangan palsu saja he he karena pemeriksaan tidak terlalu ketat (he he khusus di wilayah saya karena tiap wilayah beda-beda tentunya).
Nah untuk tahap ini admin mau sekalian mengkristisi pemerintah untuk dalam proses pembuatan akte. Karena salah satu formulir yang diisi untuk tingkat kabupaten (Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil) memerlukan tanda tangan saksi, hal tersebut dirasa kurang efektif karena pengaju datang bersama saksi. Jika tidak membawa saksi maka pengaju harus kembali dan meminta tanda tangan saksi terlebih dahulu. 
Biasanya lokasi kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil lokasinya jauh dari rumah pengaju. Jika harus bolak balik tentu saja memakan waktu dan karena jika membawa saksi (kasihan juga saksinya karena harus ikut datang jauh-jauh ke lokasi). Nah saran kongrit saja sih, sebaiknya berkas yang ada tanda tangan saksi (warna hijau di wilayah saya) dikasih- diisi ketika saat proses di tingkat kelurahan sehingga akan lebih efisien. || sekadar kritik membangun - jangan dibully ya bos ||
Lanjut cara pembuatan akte kelahiran. Setelah mengisi dua berkas dan tanda tangan maka langkah selanjutnya tinggal menyerahkan ke bagian loket. Setelah berkas diperiksa dan benar, kita akan disuruh menunggu panggilan. Jika tidak antri paling 15 menit nama kita sudah dipanggil, jika antri banyak ya bisa agak lama. Nah jika nama kita dipanggil berarti akte kelahiran dan KK terbaru sudah selesai. Kita juga akan mendapat KIK anak. (Sebagai perbandingan, karena sistem online maka pembuatan akte kini sudah bisa langsung jadi, berbeda dengan dulu - sekitar 2 tahun lalu saya mengurus akte kelahiran masih menggunakan sistem offline - yang harus menunggu 2-3 hari baru jadi, untuk kemajuan ini pemerintah khususnya Dinas Pendudukan dan Pecatatan Sipil patut mendapat apresiasi. 

Nah itulah ulasan lengkap mengenai cara dan pembuatan akte kelahiran terbaru. Ingat dalam mengurus akte kelahiran tidak dikenakan biaya sepeserpun alias gratis. Nah silahkan anda mengurus akte kelahiran sendiri dan selamat mencoba. Jangan lupa bagikan info ini ke teman-teman anda jika tulisan ini dirasa membantu. Terima Kasih.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Pembuatan Akte Kelahiran Terbaru - Gratis dan Langsung Jadi!

0 komentar:

Posting Komentar